DIKLAT PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI PEMERINTAH BERBASIS AKRUAL ANGKATAN II

By Muharrir Mukhlis 17 Okt 2017, 16:09:43 WIB Kegiatan BPSDM SULSEL
DIKLAT PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI PEMERINTAH BERBASIS AKRUAL ANGKATAN II

Keterangan Gambar : Kepala BPSDM Prov. Sulsel (Ir. H. Imran Jausi, M.Pd) sedang memberikan sambutan


Senin 16 Oktober 2017, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sulawesi Selatan khususnya Bidang Diklat Teknis dan Fungsional mengadakan acara Pembukaan Diklat Penerapan Sistem Akuntansi Pemerintah Berbasis Akrual Angkatan II Tahun Anggaran 2017 diselenggarakan pada Kampus II BPSDM Prov. Sulsel Jalan Sultan Alauddin No. 105 B, Makassar yang berlangsung selama 5 (lima) hari pada Tanggal 16 – 20 Oktober 2017.

Dalam laporan kegiatan yang dibawakan oleh Kepala Bidang Diklat Teknis dan Fungsional (Drs. Endro Yudo Waryono, M.Si) mengatakan tujuan diselenggarakan diklat ini adalah untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas sistem keuangan (penganggaran, akuntansi dan laporan) dalam sektor publik, untuk meningkatkan pengendalian fisikal, manajemen aset dan budaya sektor publik, untuk meningkatkan akuntabilitas dalam program penyediaan barang dan jasa oleh pemerintahan, menyediakan informasi yang lebih lengkap bagi pemerintahan untuk pengambilan keputusan, untuk mereformasi sistem anggaran belanja (apropriasi), serta untuk mencapai transparasi yang lebih luas atau biaya pelayanan yang dilakukan oleh pemerintah. Peserta diklat Penerapan Sistem Akuntansi Pemerintah Berbasis Akrual Angkatan II diikuti oleh Pejabat Struktural Eselon IV atau Staf Sub Bagian Keuangan dengan jumlah peserta 30 (tiga puluh) orang.

Kemudian dalam sambutan yang dibawakan oleh Kepala BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan (Ir. H. Imran Jausi, M.Pd) antara lain mengatakan Akuntansi berbasis akrual adalah suatu basis akuntansi di mana transaksi ekonomi dan parawisata lainnya diakui, dicatat, dan disajikan dalam laporan keuangan pada saat terjadinya transaksi tersebut, tanpa memperhatikan waktu kas atau setara kas diterima atau dibayarkan.

Lanjut dikatakan, ada beberapa tantangan dalam implemetasi akuntansi pemerintahan berbasis akrual antara lain : Sistem akuntansi dan IT Based Sistem, Komitmen dari pimpinan, tersedianya SDM yang kompeten, serta resistensi terhadap perubahan.